STADION KANJURUHAN MALANG RUSUH 127 ORANG MENINGGAL DUNIA DALAM DERBY SEPAK BOLA JATIM.

STADION KANJURUHAN MALANG RUSUH 127 ORANG MENINGGAL DUNIA DALAM DERBY SEPAK BOLA JATIM.
SHARE
673 views

Terkamnews.com,.|| Malang Kerusuhan sepak bola di Indonesia kembali terjadi di liga I Indonesia, kerusuhan tersebut melibatkan tim sepak bola Arema Malang FC VS Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang dalam Derby Jawa Timur, Sabtu Malam 1/10/2022, kejadian tersebut mengakibatkan 127 orang meninggal dunia, 125 orang merupakan suporter 2 orang lagi merupakan Anggota Polri yang ikut mengamankan jalannya pertandingan ujar Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta dalam Konfrensi Pers di Malang tadi pagi 02/10/2022.

Lanjut Nico menjelaskan 34 orang meninggal dunia di dalam Stadion sementara sisanya meninggal dunia di Rumah sakit, kerusuhan tersebut ditenggarai akibat kekalahan yang diderita tim tuan rumah Arema FC VS Persebaya Surabaya dengan Skor 2-3, dalam pertandingan pekan ke 11 liga I Indonesia 2022-2023 , menurut informasi para korban banyak yang meninggal dunia dan pingsan akibat terinjak-injak Supporter lain yang panik saat pihak keamanan berusaha membubarkan suporter yang masuk kelapangan dengan cara melompati pagar pembatas lapangan pertandingan, pihak aparat Keamanan sudah mulai kewalahan menghadapi suporter yang anarkis sehingga membubarkan nya dengan cara menyemprotkan Gas Air Mata, hal tersebut ditenggarai menjadi penyebab kepanikan buat suporter sehingga berebut keluar stadion yang mengakibatkan banyak nya suporter yang terinjak-injak, menurut data yang diterima oleh Terkamnews.com korban yang masih dirawat di seluruh Rumah Sakit di Malang berjumlah 180 orang yang terdata, sementara kerugian yang ditimbulkan dari kerusuhan tersebut adalah 2 unit mobile truk Kepolisian hangus di bakar massa , sementara Mobil dan Sepeda Motor yang diduga kepunyaan penonton mengalami kerusakan parah.

Derby Jawa Timur ini sebenarnya berjalan menarik hingga akhir pertandingan tetapi setelah usai Pertandingan ribuan suporter Aremania FC yang tidak Terima kekalahan tim nya melakukan pembakaran Bangku Stadion lalu melompati pagar menuju lapangan dengan melakukan pengrusakan sarana prasarana stadion Kanjuruhan Malang, dengan kejadian tersebut PSSI melarang Arema FC untuk menjadi tuan rumah sampai sisa kompetisi berakhir, sementara itu Kapolda Jatim beserta PSSI akan melakukan Investigation akan kejadian tersebut ujar Nico Afinta dalam konfrensi pers tadi pagi. (Red/H.Hasibuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *