Sorotan Publik : Bendera Merah Putih Tidak Diturunkan, Kades Pematang Sijonam Diduga Tidak Kooperatif.
Terkamnews.com || -Pematang Sijonam Perbaungan SUMUT. Sebuah temuan mengejutkan terjadi di Kantor Kepala Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, di mana bendera merah putih tidak diturunkan pada malam hari sebagaimana aturan yang berlaku. Senin 24/03/2025. Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Pematang Sijonam, Supriadi, SH, tidak memberikan jawaban kepada awak Media, menimbulkan pertanyaan mengenai sikapnya yang terkesan tidak Kooperatif.
Keengganan Kades untuk memberikan Klarifikasi ini semakin menambah sorotan Publik, terutama terkait Pengelolaan Anggaran Dana Desa yang selama ini menjadi perhatian warga. Beberapa pihak Menduga adanya Ketidakterbukaan dalam Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Desa tahun 2024, yang total pagunya mencapai Rp. 897.362.000 dengan Realisasi Penyaluran sebesar Rp. 896.994.000.
Berdasarkan Data terbaru per 19 Desember 2024, tahapan Penyaluran Dana Desa mencakup dua tahap dengan Rincian :
Tahap 1: Rp 419.739.400 (46,79%)
Tahap 2: Rp 477.254.600 (53,21%)
Tahap 3: Rp 0 (0,00%)
Beberapa Alokasi Anggaran yang menarik perhatian, antara lain :
Pemeliharaan Jalan Desa: Rp. 180.000.000
Pembangunan/Rehabilitasi Sarana Posyandu/Polindes/PKD : Rp. 77.300.000
Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa : Rp. 26.000.000
Pemeliharaan Sarana PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa : Rp. 22.000.000
Ketidakterbukaan Kades Supriadi terhadap Media menimbulkan Dugaan bahwa ada sesuatu yang ditutupi, terutama terkait Transparansi Anggaran . Sikap yang terkesan menghindar semakin memperkuat spekulasi bahwa ada kejanggalan dalam Pengelolaan Dana Desa.
Warga dan Publik kini menuntut Transparansi penuh sesuai dengan Undang – Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik terkait penggunaan Anggaran Desa serta Klarifikasi dari pihak Desa terkait berbagai Dugaan yang mencuat, Sampai Berita ini diterbitkan pihak Media Terkamnews.com mencoba menghubungi melalui Telp dan What’s hap, Kades Supriadi masih belum memberikan pernyataan resmi.
(Team/M. Irham)
