JALAN NASIONAL MEDAN-BANDA ACEH MASIH LUMPUH TOTAL AKIBAT BANJIR DI ACEH TAMIANG.

JALAN NASIONAL MEDAN-BANDA ACEH MASIH LUMPUH TOTAL AKIBAT BANJIR DI ACEH TAMIANG.
SHARE
711 views

Terkamnews.com,.||-Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang khususnya di daerah Kuala Simpang hingga Kecamatan Kejuruan Muda masih di landa Banjir Besar akibat hujan deras terus menerus hampir setiap hari, banjir besar mengakibatkan sarana Transportasi umum khusus nya jalur lintas Sumatera yang menghubungkan kota Medan dengan Banda Aceh lumpuh total hingga hari ke 4 (Empat) jum’at 4/11/2022.

Banjir melanda sejumlah ruas jalan Nasional dengan ketinggian 1–1,5 meter, hal tersebut dapat di lihat di kampung pulo tiga kecamatan kejuruan muda begitu juga di jalur lintas provinsi Sumatera Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh tamiang, akibat banjir ini banyak pengendara sepeda motor, Mobil, Bus, Truk, yang kembali putar kepala kedaerah masing-masing diakibatkan mereka sudah ada yang menginap sampai 3 hari tapi banjir belum juga surut, salah satu warga Kejuruan muda bercerita kepada Terkam news.com Banjir di daerah mereka sudah memasuki hari ke 4 namun belum ada tanda tanda sungai akan surut, sementara itu juru bicara pemerintah Daerah kabupaten Aceh Tamiang Liana Devita mengatakan kepada Media Terkamnews bahwa belum ada tanda tanda banjir akan surut, soalnya kami mendapatkan informasi dihulu sungai masih terjadi curah hujan yang cukup tinggi ujarnya , hal tersebut sesuai dengan laporan Camat Babo disana daerah hulu air malah semakin tinggi ujarnya kepada Media, sementara itu berdasarkan Laporan dari BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Per 02 November 2022 warga yang terdampak Banjir dari hulu hingga hilir adalah 34.730 jiwa, yang terdiri dari 12 Kecamatan, sementara itu 10.447 KK mengungsi dari rumah akibat takut akan membahayakan keluarga mereka.

Banjir tahun ini merupakan Banjir terbesar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir bahkan terjadi sudah 2 kali dalam kurun waktu bulan September dan November ., sementara tumpukan Mobil, Truk, Bus, yang terdampak banjir cukup panjang diperkirakan sudah mencapai puluhan kilo meter baik dari arah Medan menuju Banda Aceh maupun sebaliknya nya.. (Hoiruddin HSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *